
Tema pernikahan : Keinginan ayah Andri yang berdarah Betawi untuk melestarikan budaya asalnya diterjemahkan melalui konsep Kampung Betawi Tempo Dulu pada pernikahan Evi dan Andri. Prosesi yang mengiringi masuknya pengantin pun lengkap dilaksanakan mulai dari Marawis, Buka Palang Pintu, Sirih Dare, juga tari persembahan bagi kedua mempelai. Sementara itu untuk menghormati orangtua Evi yang berasal dari Sunda, maka akad nikah pun dilangsungkan dalam adat Sunda.
Tema warna : Merah

Katering : Bali Indah untuk akad nikah, dan Akasya untuk resepsi
Dekorasi : Konsep Kampung Betawi diaplikasikan oleh Yustine Griya Busana pada beberapa ornament khas Betawi seperti kursi dari kayu dengan sandaran bambu pada pelaminan, serta kembang kelapa. Andong dan sepeda ontel yang terisi penuh dengan buah-buahan memperkuat sentuhan tradisional Betawi.

Undangan : Icreation
Suvenir : Icreation
Baju pengantin : Warna merah yang merupakan warna favorit Evi dan Andri dipilih sebagai warna dekorasi dan busana pengantin. Sementara untuk menjaga sakralnya upacara, warna putih pun dipilih sebagai busana akad nikah. Dan semua dipercayakan kepada Yustine Griya Busana sehingga tidak merepotkan.
Wedding organizer : karena pihak keluarga telah menentukan konsep dan jalannya acara, maka Evi dan Andri tidak menggunakan jasa Wedding Organizer. Namun mereka menggunakan jasa Event Organizer untuk membantu kelancaran jalannya acara yang sudah ditentukan oleh keluarga.

Tata rias wajah & rambut : Yustine Griya Busana
Fotografer & videografer : Yustine Griya Busana
Tips dari Evi & Andri : Persiapkan acara pernikahan dengan matang dan terencana dengan baik, dan kalau bisa diberi waktu yang cukup, jangan terburu-buru, agar acara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diinginkan.
Teks: Setia Bekti | Foto: Yustine Griya Busana